Golden Ways Mario Teguh

Jika hatimu itu gelisah karena kebiasaanmu menunda, mengapakah masih kau teruskan menunda? Apakah kemampuan berpikir yang dirahmatkan oleh Tuhan kepadamu itu hanya kau gunakan untuk mencari alasan agar engkau tak merasa salah karena menunda? Apakah kekuatan hatimu itu lebih kau gunakan untuk mematikan keberanianmu untuk memulai?

Semua orang mengalami rasa malas, tapi tidak setiap orang ikhlas menjadikan dirinya tidak berguna. Semua orang merasakan ketakutan, tapi tidak setiap orang mengerdil karenanya.

Jadilah pribadi yang lebih kuat dari rasa malasmu. Jadilah pribadi yang ikhlas bertindak, walau pun sedang takut. Jangan hanya menunggu sampai engkau tidak takut, sebelum bertindak. Itu perilaku penakut.

Sudahlah. Tinggalkanlah yang tidak menguatkan kehidupanmu, dan mulailah menjadi pribadi yang lebih kuat hari ini. Mulailah dari kebaikan yang sederhana, yang paling mudah, yang paling dekat dengan dirimu. Dan mulailah segera.


Mario Teguh – Loving you all as always

Apa Tweetmu Hari Ini?

Malam ini terkesan dengan twit dibawah ini,

Jika ada 1 orang saja yang terinspirasi karena twit-mu setiap harinya, maka dalam 1 tahun kamu sudah menginspirasi 365 orang. ~ Merry Riana.

Mungkin kita tidak akan pernah tahu siapa saja yang terberkati dengan apa yang kita ucapkan, atau berapa orang yang sakit hati dengan omongan kita, termasuk dengan twit/status kita. Hati-hati dengan twitmu.

Setuju dengan #quote Merry Riana di atas. Karena itu, alangkah baiknya jika apa yang kita ucapkan tidak berasal dari hati yang panas tetapi datang dari hati yang tulus. Karena jika kita menabur kebaikan, maka kita juga akan menuai kebaikan.

Jadilah sumber inspirasi.

Kita tercipta berbeda untuk saling menghargai.

Semakin banyak saja yang tidak penting di twitter itu. Apakah terlalu banyak manusia sekarang yang berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu? Sehingga dengan mudahnya mereka memberikan sesuatu yang tidak bernilai untuk orang lain, misalnya saja; “Aduhh… ngantuk”.

Tapi… kalo dipikir-pikir, kamu yang salah, karena tidak bisa menerima kebebasan berekspresi. Terserah orang mau membagikan apapun asalkan tidak mengganggu ketertiban umum. Jika hanya kamu yang merasa terganggu berarti mungkin kamu ada masalah dengan orang tersebut. Koreksi dirimu.

Kepentingan setiap orang berbeda, kadang penting menurutmu, tidak penting menurut orang lain, dan sebaliknya. Karena itu manusia harus saling menghargai. Pikiran terbukalah yang mampu menerima perbedaan.

Jangan merasa diri sendiri paling benar. Hargailah pendapat orang lain, walaupun kau merasa pendapatnya itu tidak berharga sama sekali.

(Dan aku menyudahi percakapanku dengan teman setiaku; hatiku)

LAWAN!

Yang suka melawan orang lain belum tentu suka melawan diri sendiri, padahal kalau suka melawan diri sendiri itu sangat menguntungkan. Bisa membuat diri sendiri kuat, lebih kuat dari apapun. 

Saat kita malas, kenapa kita tidak melawan? karena tidak sanggup, karena tidak ingin, karena lemah, padahal malas itu adalah diri kita sendiri. Maukah kita melawannya? #notetoself

Sungguh banyak kunci kesuksesan itu, mulai dari pantang menyerah, hingga pantang galau, dan lain sebagainya, dan saya tambahkan satu lagi kuncinya adalah “MAU MELAWAN DIRI SENDIRI”, diri sendiri yang selalu malas, diri sendiri yang selalu mencari kesenangan diluar sana, diri sendiri yang tidak berdamai dengan diri sendiri, diri sendiri yang selalu melarikan diri dari masalah; LAWAN ITU SEMUA! 

Bagaimana alam ini memberikan udara segar kalau kita tidak menanam pohon? bagaimana kita mendapat nasib baik kalau terus bermalas-malasan, mencari alasan sampai ratusan, semuanya demi pembelaan diri sendiri yang seharusnya kita lawan. 

Namanya juga usaha, selagi pikiran masih positif, sebisa mungkin mari melawan diri yang negatif ini, mari melawan diri yang lemah ini. Jangan membiasakan mengasihani diri sendiri, itu membuat kita lemah. Lawan! 

Masa lalu sudah berlalu, besok belum datang, hari ini adalah kesempatan yang terbaik untuk melawan diri sendiri. Mari laksanakan! Be positive, Be active, and don’t worry, GOD ALWAYS BE THERE FOR US.

Bersyukur

Semua orang ingin masa depan yang cerah. Cerah yang dimaksud adalah punya rumah, mobil, keluarga, pekerjaan yang pantas, uang yang cukup, dll. Orang-orang bekerja dan berdoa agar mempunyai masa depan yang cerah. 

Lantas bagaimana jika kita tidak mendapatkan masa depan yang cerah itu? tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Apakah kita tidak bersyukur dengan nafas yang masih tersisa? Apakah kita tidak bersyukur saat (masih) bisa bangun pagi? 

Selama kita (masih) bisa bernafas, selama itu juga kita harus(nya) bisa bersyukur karena kita masih bernafas. 

Ketidakpuasaan terhadap hidup membuat saya (kita) sulit bersyukur. Sangat susah mengatakan terimakasih kepada Tuhan, saat saya (kita) merasa diperlakukan tidak adil dalam hidup ini. Saya menempatkan logika memikirkan kehidupan ini. Padahal Tuhan sendiri menciptakan kita bukan dengan logika, melainkan dengan firman-NYA. (bagi orang percaya)

Saya percaya tidak setiap keinginan saya sesuai kehendak Tuhan dan saya yakini setiap yang terjadi dalam hidup saya bukanlah sebuah kebetulan. Jika hidupku ditakdirkan menjadi orang sukses, aku bersyukur akan hal itu. Jika hidupku ditakdirkan (yang menurut orang-orang) tidak sukses, aku juga bersyukur telah diberi kesempatan merasakan kehidupan.