Tips Ala La Bumbum: Membuat Tweet Berkualitas dan Tidak Nyampah di Twitter.

Beberapa hari belakangan ini saya tidak aktif di twitter, walaupun saya online tetapi menahan diri untuk tidak berkicau. Salah satu alasannya adalah tidak ingin mengotori timeline dengan kicauan yang menurut saya tidak ada manfaatnya buat diri saya ataupun buat orang lain. Tetapi kemudian hal itu membuat saya berpikir tentang twitter dan orang-orang didalamnya. Saya memikirkan, "apa ya yang dipikirkan orang-orang itu saat akan memposting status mereka?" (kurang kerjaan sekali memang saya:D). Pikiran itu muncul ketika tweet-tweet yang saya baca beragam sekali; ada yang curhat, ada yg menyemangati dengan quote, ada ngetweet yang lucu-lucu, hingga ada yang berbagi photo.

Tetapi tidak semua tweet-tweet itu berkualitas. Bicara tentang kualitas, itu relatif; setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Menurut saya, tweet yang tidak berkualitas itu adalah tweet yang tercipta asal-asalan. Ibarat ngomong, omongan datang tidak dari hati dan pikiran. Karena hal itu, kemudian membuat saya terpikir, bagaimana sih membuat tweet yang berkualitas?

Inilah yang perlu dipikirkan dan pertimbangkan jika ingin membuat tweet yang berkualitas;

  1. Bagaimana menjelaskan sesuatu hal sejelas-jelas mungkin dan tidak boleh lebih dari 140 karakter.
  2. Bagaimana menyampaikan sesuatu hal yang lucu, unik, dan membuat orang terhibur atau termotivasi, tetapi tidak boleh lebih dari 140 karakter.
  3. Bagaimana menceritakan sesuatu kejadian yang kompleks menjadi sebuah cerita yang singkat tidak boleh lebih dari 140 karakter.
  4. Bagaimana mengungkapkan segudang perasaan atau hal-hal bersifat emosional yang sangat amat banyak menjadi sebuah rangkaian kalimat yang tidak lebih dari 140 karakter.
  5. Bagaimana menciptakan sebuah rangkaian kalimat yang memiliki nilai, sehingga menjadikannya tweet yang bernilai. 

itulah beberapa hal yang perlu dipikirkan sebelum membuat sebuah postingan status  di jejaring sosial, twitter.

Muncul sesi tanya jawab:

"Emang kalo ngga berkualitas, kenapa? ini kan twitter gue, ya seenak gue donk". || Ya, benar sekali. Tapi pikirkan, bagaimana pula jika saya B.A.B (buang air besar) di halaman rumah saya? kan rumah saya, seenak saya donk. Bagaimana pula jika saya mengoleksi sampah di depan rumah saya, hingga menyebabkan bau sampah kemana-mana, kan rumah saya, kenapa lu mesti marah? -analogi. 

"Hei bung! ini twitter, kalo ngga suka silakan UNFOLLOW!" || Ya,Benar sekali! Memang tersedia tombol Follow/Unfollow. Tapi walaupun namanya jejaring sosial, dan hanyalah dunia maya, meng-UNFOLLOW teman itu tidak segampang meng-UNFOLLOW selebritis. Apalagi orang indonesia, urusan di dunia maya sering berlanjut ke dunia nyata. Unfollow di twitter = unfriend di dunia nyata. 

"Bah, lu juga sering nyampah di twitter, sok ngasih tips lu!" || Yups, ini lagi berusaha menghentikan kebiasaan nyampah kok. Maafin avika ya marwoto..:))

"Terus apa donk gunanya twitter kalo ngga bebas berkspresi?" || Bebas kok, sangat bebas sekali, twitter itu kan milik pribadi. Tapi ini jejaring sosial, sosial itu berarti ngga hidup sendiri. It means; kita harus menghormati follower-follower kita. Caranya ya kita bebas berekspresi tetapi tidak menggangu ketentraman yang lain.

“Bagaimana seseorang bisa dikatakan mengganggu atau nyampah?” || wah, ngga tau juga sih, yang pasti dia sering muncul di timeline dengan tweet-tweet tidak berkualitasnya.  

"Haha..Ngga usah serius gitu bro, ini cuma twitter kok" || Ya, siapa bilang ini facebook :p

Yahh…sekian dulu tumblring kali ini. Sekiranya postingan kali ini bermanfaat bagi orang-orang yang mau membaca dan maaf bila ada kata-kata yang salah atau benar tetapi menyinggung perasaan  teman-teman sekalian. Kalo ada pertanyaan, silakan bertanya, semampu saya akan menjawab dengan sebijak mungkin, haha..

-Why so serious? (Joker)

Ada pertanyaan??