Your web-browser is very outdated, and as such, this website may not display properly. Please consider upgrading to a modern, faster and more secure browser. Click here to do so.
Tak perlu lagi ada ketakutan, tak perlu lagi ada keraguan tentang hidup ini. Tak ada masalah yang tidak ada solusi. Sekarang terlihat gelap tak ada cahaya, mungkin karena memang sedang malam. Tetapi hari-hari tak akan selamanya malam, pagi datang, siang datang, dan akan kembali malam. Begitulah hidup jika kau mengerti apa yang aku katakan.
Hidup itu pilihan. Hiduplah dengan bahagia.
View comments
Terkadang kita memang harus memikirkan apa kata orang, tetapi tidak semua perkataan orang lain itu harus kita jalankan. Kita tidak bisa memenuhi semua keinginan orang. Pasti ada orang yang suka dan tidak suka terhadap kita, bahkan seorang yang selalu menabur kebaikan saja pun, ada yang tidak suka. Makanya, terkadang memang tidak perlu mendengarkan apa kata orang. Yang terpenting adalah melakukan sesuatu yang kita inginkan dan tidak bertolak belakang dengan kebenaran dan kebaikan.
Jadilah diri sendiri, menjadi pribadi yang kita inginkan. ingat, pro dan kontra pasti selalu ada.
View comments
Cinta mungkin tak akan pernah basi untuk dibahas disegala jaman. Yang paling menarik adalah ketika kita jatuh cinta, ada sebuah perasaan yang menggebu-gebu, yang membuat kita bersemangat, tersenyum, dan berbahagia.
Masa-masa paling indah itu masa-masa remaja, karena masa itu masa-masa jatuh cinta. Yang tidak mempedulikan bibit, bebet, bobot seseorang untuk dicintai. Dan kita sering menyebutnya cinta monyet. Cinta yang timbul dari perasaan sesaat. Tapi sungguh menyenangkan.
Semakin berumur, cinta itu semakin kompleks. Apalagi jika ingin membina sebuah keluarga: “Ma, aku mencintai dia…” “Tapi nak.. kamu yakin bisa hidup hanya bermodalkan cinta?” ….. ada benarnya si emak, tak cukup cinta menjadi modal untuk sebuah rumah tangga. Karena hidup butuh uang, dan secara umum uang dihasilkan dari sebuah pekerjaan, dan pekerjaan bergantung kepada pendidikan seseorang, pendidikan seseorang bergantung kepada asal usul sekolahnya..sungguh sebuah rantai yang rumit untuk memulai sebuah rumah tangga, edisi mama. #SecaraUmum.
Selain itu, masih ada hal yang membuat cinta tidak bisa bersatu; perbedaan agama. Jika saja cinta itu adalah agama, maka tak akan ada lagi perbedaan. Tapi kita manusia memiliki otak yang kecil untuk memikirkan kuasa Tuhan yang besar, logika yang terbatas untuk memikirkan rahasia Tuhan yang tak terbatas…”Mengapa Tuhan menciptakan perbedaan?” begitulah kira-kira kita bertanya dalam benak kita, sembari merenungi adanya kisah perbedaan yang tak menyatukan cinta.
Stop sampai disini, cinta itu sederhana, seperti cinta ibu kepada anaknya. Cinta itu sesederhana kopi ketemu gula dan mereka larut dalam air panas. Tetapi yang membuat cinta menjadi rumit adalah keegosentrisan.
2 notes View comments
Sadarlah kalian hanya fans, idola kalian tidak sempurna selama idola kalian bukan Tuhan.
Sadarlah, tidak baik memuja-muja manusia, benda, atau hal-hal di bumi yg bukan Tuhan.
Hendaknya kita lebih mencintai Pencipta kita daripada mencintai sesama hasil ciptaan.
Hai manusia, aku dan kamu. Jangan lebay menjadi fans.
2 notes View comments
“Galau! Tidak mood!” Terlalu sering jiwamu menerima kegalauan, membiarkan rohmu berpelukan dengan kegelisahan.
Sekiranya kamu kuat dan berani, sebaiknya kamu melawan mereka. Tidak rindukah kamu dengan jiwa yang berbahagia?
Tapi kamu terlalu lemah, hatimu terlalu kuat terikat dengan nilai-nilai negatif, pikiranmu sudah teracuni rasa pesimis.
Sekarang kamu perlu mengambil sikap. Harus melawan diri sendiri demi kedamaian hati atau menyerahkan hatimu kepada kegalauan, kekuatiran, dan pesimisme.
Kendali hidupmu ada dalam pikiranmu. Pikirkanlah baik-baik, kemana arah dan tujuan hidupmu.
1 note View comments
Malam ini terkesan dengan twit dibawah ini,
Jika ada 1 orang saja yang terinspirasi karena twit-mu setiap harinya, maka dalam 1 tahun kamu sudah menginspirasi 365 orang. ~ Merry Riana.
Mungkin kita tidak akan pernah tahu siapa saja yang terberkati dengan apa yang kita ucapkan, atau berapa orang yang sakit hati dengan omongan kita, termasuk dengan twit/status kita. Hati-hati dengan twitmu.
Setuju dengan #quote Merry Riana di atas. Karena itu, alangkah baiknya jika apa yang kita ucapkan tidak berasal dari hati yang panas tetapi datang dari hati yang tulus. Karena jika kita menabur kebaikan, maka kita juga akan menuai kebaikan.
Jadilah sumber inspirasi.
1 note View comments
Semakin banyak saja yang tidak penting di twitter itu. Apakah terlalu banyak manusia sekarang yang berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu? Sehingga dengan mudahnya mereka memberikan sesuatu yang tidak bernilai untuk orang lain, misalnya saja; “Aduhh… ngantuk”.
Tapi… kalo dipikir-pikir, kamu yang salah, karena tidak bisa menerima kebebasan berekspresi. Terserah orang mau membagikan apapun asalkan tidak mengganggu ketertiban umum. Jika hanya kamu yang merasa terganggu berarti mungkin kamu ada masalah dengan orang tersebut. Koreksi dirimu.
Kepentingan setiap orang berbeda, kadang penting menurutmu, tidak penting menurut orang lain, dan sebaliknya. Karena itu manusia harus saling menghargai. Pikiran terbukalah yang mampu menerima perbedaan.
Jangan merasa diri sendiri paling benar. Hargailah pendapat orang lain, walaupun kau merasa pendapatnya itu tidak berharga sama sekali.
(Dan aku menyudahi percakapanku dengan teman setiaku; hatiku)
View comments
Page 1 of 23